1. Tulang Pipih:
● Struktur: Bentuknya tipis, lebar, dan rata. Terdiri dari dua lapisan tulang kompak yang tipis yang dipisahkan oleh lapisan tulang spons.
● Fungsi:
○ Perlindungan Organ: Memberikan perlindungan kepada organ vital, seperti tengkorak untuk melindungi otak, tulang rusuk untuk melindungi jantung dan paru-paru, dan tulang panggul untuk melindungi organ reproduksi.
○ Permukaan Perlekatan Otot: Tulang pipih menyediakan permukaan yang luas untuk perlekatan otot.
● Contoh: Tulang tengkorak, tulang rusuk, tulang belikat (skapula), tulang dada (sternum), tulang panggul (pelvis).
2. Tulang Pendek:
● Struktur: Bentuknya kubus atau bulat, dengan panjang, lebar, dan tebal yang hampir sama. Terdiri dari tulang spons yang dilapisi oleh lapisan tipis tulang kompak.
● Fungsi: Memberikan dukungan dan stabilitas pada persendian.
● Contoh: Tulang pergelangan tangan (karpal), tulang pergelangan kaki (tarsal).
3. Tulang Panjang:
● Struktur: Memiliki bagian tengah yang memanjang (diafisis) dan dua ujung yang membesar (epifisis). Diafisis terdiri dari tulang kompak yang padat, sedangkan epifisis mengandung lebih banyak tulang spons.
● Fungsi:
○ Dukungan dan Penyangga Berat Badan: Memberikan kekuatan dan stabilitas pada rangka, mendukung berat tubuh, dan memungkinkan gerakan.
○ Tulang Lengan Gerak: Membentuk lengan, kaki, jari-jari, dan tulang-tulang yang memungkinkan pergerakan.
● Contoh: Tulang paha (femur), tulang kering (tibia), tulang betis (fibula), tulang lengan atas (humerus), tulang hasta (ulna), tulang pengumpil (radius).
4. Tulang Tidak Beraturan:
● Struktur: Memiliki bentuk yang kompleks dan tidak beraturan, tidak dapat diklasifikasikan sebagai pipih, pendek, atau panjang.
● Fungsi: Berfungsi sebagai struktur penyangga, perlindungan, dan memberikan tempat perlekatan otot.
● Contoh: Tulang wajah (hidung, rahang bawah, tulang pipi), tulang belakang (vertebrae), tulang belakang kepala (tengkorak), tulang tumit (calcaneus).